YT Leadership Foundation





yaktomHUKUM EQUAL RECOMPENCE DALAM KEPEMIMPINAN

“Equal Recompence Law in Leadership”

FALSAFAH DASAR

Falsafah dasar bagi Hukum Equal Recompence berbunyi, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” (Yesus Kristus – Matius 7:12).
Baca selengkapnya .. »

hplLANDASAN
“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah TUHAN” (Roma 12:9-11).

Pengantar
Noccolo Machiavelli mengatakan, “Manusia cenderung memiliki hati yang jahat, karena itu ia harus didekati dengan dua pendekatan. Pertama, Pendekatan Binatang; dan Kedua, Pendekatan Manusia. Pendekatan binatang adalah sikap dan tindakan yang keras. Sedangkan, pendekatan manusia adalah sikap dan tindakan berdasarkan hukum atau aturan. Dalam kaitan dengan kepemimpinan organisasi, orang cenderung mempertahankan kepemimpinannya dengan cara-cara yang dapat digolongkan sebagai “gaya binatang.” Baca selengkapnya .. »

pembelajar

AJAKAN MENJADI PEMBELAJAR
“Pikullah kuk yang Ku-pasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Matius 11:29; Banding: Matius 5:5; Sefanya 2:3; Mikha 6:8; Amsal 39:23; 22:4; 18:12; 15:33; Mazmur 37:11; Yesaya 50:4). Pengantar Pemimpin sejati adalah Pembelajar. Alasan terpenting dari kebenaran ini ialah bahwa “pekerjaan Pemimpin yang utama adalah berpikir, yang menuntut keharusan belajar.” Baca selengkapnya .. »

integrity???Firman Allah:
“Di samping itu, kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin ….” (Keluaran 18:21)

Pengantar
Integritas atau integrity adalah “ethics and moral uprightness” yang menunjukkan satunya hati dengan sifat, sikap, kata dan perbuatan.” Integritas menghadirkan kebenaran dalam diri (cakap), hubungan dengan TUHAN (takut akan Allah), sesama (dapat dipercaya), uang (benci pengejaran suap), dan kerja sebagai pemimpin, yang olehnya setiap Pemimpin dapat memimpin dengan penuh berkat (Yesaya 32:1-2, 17). Baca selengkapnya .. »

finishing-wellSabda TUHAN: “Tetapi sekarang, bangunlah dan berdirilah. Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kau lihat pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti” (KPR 26:26).

Pengantar
Menjadi Pemimpin adalah panggilan TUHAN, untuk mengabdi dalam bidang apa saja. Panggilan kepemimpinan ini diteguhkan dengan “kuasa formil” untuk memimpin (Lihat: “Kuasa Kepemimpinan” dalam web: www.yakobtomatala.com). Panggilan ini diteguhkan dengan aspek-aspek yang meneguhkan Pemimpin untuk menjalankan upaya memimpin.

Baca selengkapnya .. »

listeningThe Art of Leading by Listening

“TUHAN Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi IA mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid” (Yesaya 50:5) Baca selengkapnya .. »

apresiasi“Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudara, takutlah akan Allah, hormatilah raja” (I Petrus 2:17).

Pengantar
Apa sesungguhnya apresiasi itu? Apresiasi adalah “sikap menghargai yang dinyatakan melalui gestur, kata serta tindakan hormat yang otentik terhadap sesama.” Sikap menghargai adalah dorongan hati yang positif yang bertujuan menyatakan penghargaan terhadap sesama secara otentik. Sikap menghargai yang otentik ditandakan dengan memberi apresiasi akan mendatangkan manfaat hidup yang langgeng. Baca selengkapnya .. »

contemplation_qrtlysp09Pengantar

Kontemplasi adalah “kekuatan imajinasi dengan kejernihan berpikir (berpikir dengan nalar bersih) dan kecerdasan otak (berpikir kritis, kreatif, inovatif) dalam mencari rahasia setiap substansi yang terbesit dari hasrat tersembunyi. Kontemplasi berawal dari berpikir bersih dan bercerdas otak melahirkan dinamika hasrat melalui kekuatan imajinasi.

Baca selengkapnya .. »

binoculars_guy“Bila tidak ada wahyu (visi), menjadi liarlah rakyat” (Amsal 29:18a)

Pengantar

Pemimpin adalah visioner. Alasan terpenting bagi kebenaran ini ialah bahwa “jika seseorang menjadi pemimpin, ia telah ada pada dan mencapai kompetensi penuh.” Di samping itu, menjadi Pemimpin berarti seseorang memperoleh dukungan dan penghargaan yang olehnya ia dipilih, didukung dan dihargai berada pada tampuk kepemimpinan.

Baca selengkapnya .. »

Pengantar

close up of womans cupped hands showing paper man family

“…. kalaupun seseorang kedapatan melalukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu di jalan yang benar dalam roh yang lemah lembut, dengan menjaga dirimu sendiri, supaya kamu jangan kena pencobaan” (Galatia 6:1)

Baca selengkapnya .. »