YT Leadership Foundation





Tapak Sang Abadi berjejak kokoh di Kota Raja Besar, di Gunung Keselamatan, menyebar damai berkeadilan

Namun, Tapak Sandya Kala, YANG ESA, yang berjejak dalam hadir Sang Janji demi berbagi keadilan, didebati para “yang jadi”, yang sok tahu tentang Sang Abadi, Bapa Kekal, yang tertanda gugatan atas pelanggar martabat hari suci, dengan bangun, menggangkat tilam, berjalan dan sembuh …

Para sok tahu gagal sadar, bahwa Sang Janji, adalah Yang Terutus dengan Tugas Kekal, Penghadir rasa adil bagi para terpinggir
Ditanda Sapa Abadi, “… barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup

Karena Sang Janji adalah Pemegang Kuasa Anak Manusia
Dimana para sok tahu, dengan Sapa Abadi menjadi terdepak, “Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu” … dan yang mendakwa kamu adalah Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapan ….

Sang Janji pada giliran-Nya memastikan bahwa “yang bangun, mengangkat tilam dan berjalan memperoleh keadilan dan hidup demi iman, sedangkan para sok tahu, pembaca Kitab Suci, terdepak oleh Tapak Sang Abadi karena tidak percaya … Fatal ….!

Selamat menyambut keadilan dari Sandya Kala dengan memperoleh hidup demi iman kepada Sapa Abadi Sang Janji

www.yakobtomatala.com

Leave a Reply