YT Leadership Foundation





Firman TUHAN Allah:
“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yangbolehnya kita dapat diselamatkan” (KPR 4:12; Banding: Ibrani 7:22,24; 8:6; 9:15,27-28; Yohanes 15:16; 10:28-29; 3:16).

Pengantar
“Yesus Kristus adalah Juruselamat Kekal, di mana di dalam Dia sajalah ada keselamatan yang sempurna.” Keselamatan sempurna ini dikerjakan-Nya melalui inkarnasi-Nya (Yohanes 1:14) yang dibuktikan melalui pengorbanannya, kematian, kebangkitan, kenaikan-Nya ke Sorga dan kedatangan-Nya yang kedua ke bumi (I Krintus 15:1-5). Dengan demikian, dapatlah dikatakan bahwa “Yesus Kristus adalah jaminan keselamatan sempurna bagi kita anak-anak ketebusan-Nya.”

MAKNA KESELAMATAN Berdasarkan kebenaran Firman di atas, dapat dikatakan bahwa: “Keselamatan adalah karya Yesus Kristus untuk menebus manusia dari dosa dan maut dengan mengaruniakan hidup yang kekal kepada setiap orang yang diselamatkan-Nya.” Dari pemahaman ini dapat dikatakan bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat sempurna, yang mengerjakan dan mengaruniakan keselamatan sempurna bagi kita, umat pilihan-Nya (Efesus 2:8-10; 1-4; KPR 13:48).

ASPEK KESELAMATAN Keselamatan yang dikerjakan oleh Yesus Kristus ini meliputi aspek berikut:

A. Penebusan sempurna melalui pengorbanan Yesus, sehingga IA adalah jaminan keselamatan sempurna bagi manusia berdosa (Galatia 3:13; 4:5;
Ibrani 9:15; I Petrus 1:18-20)
B. Keselamatan sempurna di mana Yesus Kristus mengaruniakan keselamatan sempurna bagi anak-anak kekasih-Nya (Yohanes 15:16; 10:28-29)
C. Anugerah hidup yang kekal yang dikaruniakan TUHAN (Yohanes 3:16; 6:47)
D. Pembebasan sempurna dari dosa dan maut (I Korintus 15:55-47;1-4)

PENGALAMAN KESELAMATAN Bagaimana orang berdosa dapat mengalami keselamatan dan memperoleh hidup yang kekal? Keselamatan “Dimulai dari tindakan TUHAN Allah dan respon manusia berdosa datang kepada-Nya melalui Yesus Kristus yang mengaruniakan hidup yang kekal” (Yohanes 15:16; 10:28-29) melalui:

A. Percaya atau beriman kepada TUHAN (KPR 16:31; I Petrus 1:21; KPR 13:48)
B. Bertobat, berbalik dari dosa dan mengakuinya kepada Allah (I  Yohanes 1:9; KPR 2:38)
C. Berpaling atau perpalingan, yaitu berbalik kepada Allah untuk menerima anugerah pengampunan-Nya
oleh karya Kristus
(Ibrani 11:6)

Keselamatan diteguhkan oleh tindakan TUHAN bagi orang yang diselamatkan-Nya, melalui:

D. Diperanakkan kembali menjadi anak-anak Allah (Yohanes 3:3-6; I Petrus 1:23)
E. Dibenarkan Allah oleh darah Kristus untuk hidup dalam kebenaran (I Korintus 1:30; Roma 3:24; 4:6; 5:1,9; 8:30; 10:10; II Korintus 5:21; Galatia
2:16; 3:11; Titus 3:7)
F. Diadopsi secara sah menjadi pewaris hidup kekal (Yohanes 1:12; Galatia 3:29)
G. Dikuduskan di dalam Kristus untuk hidup suci yang berkenan kepada Allah (Yohanes 17:19; I Korintus 6:11; Kolose 3:12;
H. Masuk ke dalam persekutuan intim dengan Allah dalam DOA (Lukas 11:2; I Timotius 4:5; Ibrani 10;10;I Petrus 1:2)
I.  Dimuliakan dalam pemuliaan TUHAN (Roma 9:4)

Pengalaman keselamatan di dalam Kristus diteguhkan melalui “kesaksian Roh Kudus” (Roma 8:15-17) untuk dihidupi dalam keseharian.

TANGGUNG JAWAB HIDUP DALAM KESELAMATAN
Keselamatan yang adalah anugerah Allah (Efesus 2:8-10) harus dihidupi dalam tanggung jawab berikut:

A. Hidup dalam ketaatan kepada TUHAN (Roma 6:16; II Korintus 9:13) membuktikan hidup dalam keselamatan dengan takut dan gentar di hadapan
Allah (Filipi 2:12)
B. Hidup dalam kekudusan dengan melakukan kebenaran dan kasih (I Petrus 1.22)
C. Menjadi pelaku Firman (Yakobus 1:22-25)
D. Mengamalkan perbuatan benar dalam kasih dan menghindari kejahatan (Efesus 5:1-21)
E. Mengamalkan kebaikan hati (Filipi 4:5,8-9) dan perbuatan baik (Galatia 6:1-10) sehingga membawa kemuliaan bagi TUHAN Allah (Roma 11:36)
F. Hidup sebagai Umat Allah yang kudus dengan tanggung jawab misioner memberitakan kebaikan TUHAN (I Petrus 2:9-10) dengan: Bersekutu, melayani, bersaksi, memberitakan dan membangun

Selamat menikmati keselamatan yang sempurna di dalam TUHAN Yesus Kristus!!!

Jakarta, November 2016
Salam doa,
Pdt. Yakob Tomatala

Leave a Reply