YT Leadership Foundation





Archive for July, 2012

Buku “Dr. Marthin Billa: Pemimpin Visioner, Transformator, Futuristik. Menyibak Pengembaraan Kepemimpinan dari Nahakramo, Apaukayan, Kalimantan Timur ke Jakarta,” dibangun di atas pendekatan historio-biograpihical studies, yang meneliti dan menggungkapkan rahasia keberhasilan Dr. Marthin Billa sebagai seorang pribadi dan pemimpin.

Sebagai seorang individu, ia telah menjadi mandiri sejak usia dini, yang olehnya ia berhasil menemukan identidas diri serta karirnya yang olehnya ia berkembang secara konsisten serta menjadi pemimpin yang sangat kompeten.

Kompetensi Marthin Billa ini terbukti melalui keberhasilan kepemimpinannya, mulai dari Tahap Awal di Samarinda, Tahap Menegah di Pujungan, Peso, dan Tanjung Selor, sampai pada Tahap Atas di Malinau, di mana ia berhasil menjadi Bupati Malinau untuk dua periode berturut-turut, serta memperoleh pengakuan dan penghargaan dari banyak kalangan.

Buku yang terfokus kepada Dr. Marthin Billa sebagai patron pemimpin komtemporer yang sukses, layak dikaji oleh mereka yang ingin berhasil dalam hidup serta kepemimpinannya, karena di dalamnya terkandung rahasia keberhasilan yang dapat dipelajari secara vikariat oleh pemimpin generasi baru yang berhasrat menjadi pemimpin kompeten dan dapat memimpin secara berkualitas serta sukses. Read the rest of this entry »

Firman Allah menyatakan, “… orang yang berbudi luhur merancang hal-hal yang luhur, dan ia selalu bertindak demikian” (Yesya 32:8). Dalam edisi yang lalu, telah ditegaskan tentang makna integritas yang dijelaskan sebagai “suatu keadaan atau kualitas kehidupan positif yang dibangun di atas kebenaran, keadilan, ketulusan dan kejujuran yang telah lengkap atau penuh yang menyentuh segala aspek kehidupan. Hakikat integritas ini diwujudkan melalui kualitas etika (inner values) dan ekspresi moral (expression of personality) dari kehidupan orang yang berintegritas (Yesaya 32:1-2; 33:15-16).

Indikator dari integritas adalah sikap dan cara hidup yang membuktikan adanya kebijaksanaan (Yesaya 32:8; Ayub 28:28). Beranjak dari pemaknaan integritas di atas, dapat ditegaskan bahwa substansi dan sumber integritas yang dibangun di atas kebenaran, hanya ada pada TUHAN Allah(Yohanes14:6). Read the rest of this entry »

Firman Allah menegaskan, “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak” (Amsal 13:20a). Menelaah Firman Allah di atas, dapat dikatakan bahwa “Orang bijak adalah dia yang memiliki integritas yang dapat memberikan pengaruh positif kepada orang lain.” Apa sesungguhnya makna dari integritas itu? Apa hubungannya dengan kebijaksanaan dan apa pengaruhnya dalam kehidupan setiap orang, khususnya para pemimpin?

Istilah integritas yang digunakan selama ini berasal dari kata “integrity” (Latin integritas < integer) yang berarti ‘tidak tersentuh’ (untouched), atau ‘menyeluruh’ (whole) atau keseluruhan (entire).

[1] Dari pemahaman ini dapat dikatakan bahwa integritas dapat disebut sebagai “suatu keadaan atau kualitas kehidupan positif yang dibangun di atas kebenaran, keadilan, ketulusan dan kejujuran yang telah lengkap atau penuh yang menyentuh segala aspek yang diwujudkan melalui kualitas etika (inner values) dan ekspresi moral (expression of personality) dari kehidupan berintegritas (Yesaya 32:1-2; 33:15-16) yang membuktikan adanya kebijaksanaan (Yesaya 32:8; Ayub 28:28). Read the rest of this entry »