YT Leadership Foundation





Posts Tagged ‘Pemimpin’

integrity???Firman Allah:
“Di samping itu, kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin ….” (Keluaran 18:21)

Pengantar
Integritas atau integrity adalah “ethics and moral uprightness” yang menunjukkan satunya hati dengan sifat, sikap, kata dan perbuatan.” Integritas menghadirkan kebenaran dalam diri (cakap), hubungan dengan TUHAN (takut akan Allah), sesama (dapat dipercaya), uang (benci pengejaran suap), dan kerja sebagai pemimpin, yang olehnya setiap Pemimpin dapat memimpin dengan penuh berkat (Yesaya 32:1-2, 17). Read the rest of this entry »

leaderPengantar
Setiap orang dapat berhasrat menjadi besar, dan ini adalah lumrah. Menjadi besar dengan membesarkan dan atau meninggikan diri, adalah petaka, kerena: “Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan dirundukkan” (Yesaya 2:11,17).

 

Read the rest of this entry »

Berbahagialah orang yang membawa damai….” (Matius 5:9a)

PENGANTAR

Damai, peace adalah kata yang merupakan dambaan semua orang. Namun, apa sesungguhnya makna damai itu, dilihat dari sisi hakikat, sifat dan dinamikanya? Menjawab pertanyaan ini, dapatlah dikatakan bahwa secara hakikat, damai adalah “a state of peaceful” yang holistik dengan sifat dan dinamikanya yang kuat. Damai secara substansial adalah keadaan sejahtera yang penuh (whole/ holistic) yang dibangun di atas dan di dalam kebenaran (Yesaya 32:17). Damai yang substansial ini sifatnya teguh karena melekat pada harkat Allah dan atribut-Nya, yang olehnya kehadiran-Nya adalah kehadiran damai, karena IA adalah sumber damai sejati. Dengan demikian, tatkala Allah hadir dalam kehidupan dan pengalaman setiap orang, maka di situ ada damai dalam arti yang sebenarnya (Yohanes 8:31-32). Read the rest of this entry »

Orang yang menjilat sesamanya membentangkan jerat di depan kakinya”  (Amsal 29:5).

PENGANTAR

Kepemimpinan melibatkan banyak orang, mulai dari pemimpin puncak dan para pemimpin, para manajer, para administrator serta semua bawahan. Orang-orang ini terhimpun dalam suatu organisasi yang juga melibatkan berbagai kepentingan. Kepentingan-kepentingan ini dapat digolongkan dalam dua sisi, yaitu 1. Kepentingan organisasi, yang merupakan kepentingan utama, kepentingan bersama yang harus diutamakan. 2. Kepentingan pribadi, dari setiap unsur manusia terkait dalam organisasi. Untuk kepentingan pertama, orang cenderung membuktikan secara umum bahwa mereka mementingkan organisasi dengan “bekerja keras” misalnya. Namun, soal pementingan kepentingan organisasi ini akan teruji dengan mencaritahu sejauh mana kepentingan pribadi terkait di dalamnya. Dalam hubungan inilah akan terlihat siapa sesungguhnya yang memperjuangkan kepentingan organisasi dan siapa sesungguhnya yang pemperjuangkan kepentingan pribadi. Pada sisi yang kedua inilah akan terbukti siapa pejuang organisasi yang sejati, siapa manusia asal jadi, siapa penggembira, siapa penonton, dan siapa penjilat. Mencermati semua ini, kini muncul pertanyaan, “apakah pantas bagi pemimpin membiarkan dirinya dijilat-jilat oleh penjilat?” Marilah kita simak bersama:

Read the rest of this entry »

Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat ” (Amsal  20;18).

Pengantar

Manajemen adalah bagian integral dari kepemimpinan. Sesungguhnya, dapatlah dikatakan bahwa manajemen tidak bisa dipisahkan dari kepemimpinan, dan sebaliknya. Dalam kaitan ini, berbicara tentang manajemen berarti berbicara tentang kepemimpinan, karena pada saat pemimpin melaksanakan upaya memimpin, ia memanejemeni.  Penjelasan ini berhubungan dengan uraian terdahulu di mana telah dibentangkan tentang makna, sejarah dan unsur manajemen. Uraian kali ini akan membahas pokok tentang hubungan kepemimpinan dengan manajemen atau “tempat manajemen dalam kepemimpinan,” sebagai upaya untuk menegaskan mekanisme integral dari kepemimpinan dan manajemen seperti yang telah tekankan di atas. Dalam upaya memperjelas mekanisme keterhubungan dimaksud, di sini akan diulas tujuh hal penting seputar hubungan manajemen dan kepemimpinan, yaitu antara lain: 1. Tempat manajemen dalam kepemimpinan; 2. Pemimpin dan manajemen; 3. Manajer dan manajemen; 4. Administrator dan manajemen dalam kepemimpinan; 5. Bawahan dan manajemen; 6. Manajemen dalam organisasi; dan 7. Manajemen dan upaya memimpin. Selamat berkelana! Read the rest of this entry »

Pengantar

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”
(Matius 28:18)

Kuasa atau power adalah istilah yang sofistikasi, yang sering salah dimengerti dan keliru diterapkan dalam kepemimpinan. Alasan untuk ini ialah: Pertama, kuasa sering disamakan dengan kekuatan “dunamus” (walaupun di dalam kuasa ada kekuatan), sehingga artinya menjadi kabur. Kedua, kuasa di artikan sebagai kewenangan (walaupun di dalam kuasa ada kewenangan) secara sempit, sehingga orang sering menyalahgunakannya, khususnya dalam kepemimpinan, dimana pemimpin cenderung bersikap penakut, atau takabur dan bertindak “arogan” (karena berbagai alasan) dalam menjalankan kepemimpinannya.
Read the rest of this entry »