YT Leadership Foundation





Posts Tagged ‘Pemimpin Sejati’

 “Dengan keadilan seorang raja menegakkan negerinya” (Amsal 29:4a)

 Pengantar

Judul pembahasan “Pemimpin Sejati Membuktikan Diri sebagai Sejati” kelihatannya paradoks karena menggandaikan bahwa ada pemimpin yang sejati dan ada pemimpimpin yang tidak sejati.

Dari sini dapat dikatakan bahwa sejatinya, Pemimpin itu Sejati, namun ada gejala di mana pemimpin tidak dapat membuktikan diri sebagai pemimpin sejati. Melihat gejala ini, kini timbul pertanyaan, apa sesungguhnya makna pemimpin sejati itu, dan apa pula indikatornya? Menjawab pertanyaan ini, perlulah diawali dari penegasan makna pemimpin sejati itu. Read the rest of this entry »

Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.”  (Amsal 4:24).

PENGANTAR

Bercabang lidah, apa pula ini? Makluk yang bercabang lidah adalah ular dan satwa reptil sejenis. Bercabang lidah adalah bagian utuh dari harkat makluk yang satu ini. Bercabang lidah pada sisi lain, adalah juga terma sinistik bagi orang yang suka bercabang kata. Bercabang kata bersumber dari “hati yang tidak selaras dengan kata-kata yang diucapkan.” Hal ini seperti yang diungkapkan dalam Amsal 10:11b, “mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman” yang tersembunyi di lubuk hatinya. Di sini ia bicara A, di sana bicara B. Bicara A dan B  ini bukanlah A alias A yang lurus, atau B alias B yang lurus, tetapi A yang dibengkokkan, B yang dipelintirkan, yang dimaknai sesuka hati yang bercabang. Tindakan ini sesungguhnya dilakukan untuk maksud bercabang yang pasti berdampak mencabang-cabangi, mengharu birukan dan menghancurkan hubungan-hubungan dalam kepemimpinan. Dalam kaitan ini, mengingat bahwa “kata-kata pemimpin itu bertuah,” maka pemimpin yang bijak harus menjauhkan diri dari sikap bercabang lidah dengan menyadari bahwa “Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran” (Amsal 21:23), karena “Jika orang benar bertambah, bersukacitalah rakyat, tetapi jika orang fasik memerintah, berkeluhkesahlah rakyat” (Amsal 29:2).  Karena itu, marilah kita simak bersama, bagaimana menjadi pemimpin yang mampu menolak sikap bercabang lidah ini! Read the rest of this entry »

Firman Allah

Firman TUHAN Allah berkata:

Jagalah hatimu dengan kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan

(Amsal 4:23).

PENGANTAR

Menjadi pribadi sejati menjelaskan bahwa ada upaya bertanggungjawab untuk menghidupi dan membangun diri kearah kedewasaan yang olehnya akan menmpakkan nilai-nilai agung yang menjadi kebiasaan unggul yang membawa berkat bagi sesama.

MEMBANGUN DIRI MENJADI PRIBADI SEJATI

Membangun diri menjadi pribadi sejati dilandasi prinsip-prinsip yang dibangun di atas kebenaran Alkitab. Setiap orang yang menghendaki menjadi pribadi sejati, harus menekuni prinsip berikut, yang dihidupi secara bertanggungjawab.

Read the rest of this entry »

Firman Allah

Firman TUHAN Allah menegaskan:

Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam DIA, ia wajib hidup seperti Kristus telah hidup” (I Yohanes 2:6)

PENGANTAR

Menjadi Pemimpin Sejati berati menjadi Pemimpin Seperti Yesus Kristus. Menjadi pemimpin sejati seperi ini menjelaskan bahwa ada upaya bertanggungjawab untuk menghidupi dan membangun diri kearah kedewasaan yang olehnya akan menampakkan nilai-nilai kepemimpinan agung TUHAN Yesus Kristus yang menjadi kebiasaan unggulan yang membawa berkat bagi diri dan sesama dalam kepemimpinan yang ditekuni.

MEMBANGUN DIRI MENJADI PEMIMPIN SEJATI

Membangun diri menjadi pemimpin sejati dilandasi prinsip-prinsip yang dibangun di atas kebenaran Alkitab tentang TUHAN Yesus Kristus. Setiap orang yang menghendaki menjadi pemimpin sejati, harus menekuni dan membangun prinsip berikut, yang dihidupi serta dilakonkan secara bertanggungjawab.

Read the rest of this entry »