YT Leadership Foundation





Archive for September, 2016

yaktomHUKUM EQUAL RECOMPENCE DALAM KEPEMIMPINAN

“Equal Recompence Law in Leadership”

FALSAFAH DASAR

Falsafah dasar bagi Hukum Equal Recompence berbunyi, “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka” (Yesus Kristus – Matius 7:12).
Read the rest of this entry »

hplLANDASAN
“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah TUHAN” (Roma 12:9-11).

Pengantar
Noccolo Machiavelli mengatakan, “Manusia cenderung memiliki hati yang jahat, karena itu ia harus didekati dengan dua pendekatan. Pertama, Pendekatan Binatang; dan Kedua, Pendekatan Manusia. Pendekatan binatang adalah sikap dan tindakan yang keras. Sedangkan, pendekatan manusia adalah sikap dan tindakan berdasarkan hukum atau aturan. Dalam kaitan dengan kepemimpinan organisasi, orang cenderung mempertahankan kepemimpinannya dengan cara-cara yang dapat digolongkan sebagai “gaya binatang.” Read the rest of this entry »

pembelajar

AJAKAN MENJADI PEMBELAJAR
“Pikullah kuk yang Ku-pasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Matius 11:29; Banding: Matius 5:5; Sefanya 2:3; Mikha 6:8; Amsal 39:23; 22:4; 18:12; 15:33; Mazmur 37:11; Yesaya 50:4). Pengantar Pemimpin sejati adalah Pembelajar. Alasan terpenting dari kebenaran ini ialah bahwa “pekerjaan Pemimpin yang utama adalah berpikir, yang menuntut keharusan belajar.” Read the rest of this entry »

integrity???Firman Allah:
“Di samping itu, kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin ….” (Keluaran 18:21)

Pengantar
Integritas atau integrity adalah “ethics and moral uprightness” yang menunjukkan satunya hati dengan sifat, sikap, kata dan perbuatan.” Integritas menghadirkan kebenaran dalam diri (cakap), hubungan dengan TUHAN (takut akan Allah), sesama (dapat dipercaya), uang (benci pengejaran suap), dan kerja sebagai pemimpin, yang olehnya setiap Pemimpin dapat memimpin dengan penuh berkat (Yesaya 32:1-2, 17). Read the rest of this entry »

finishing-wellSabda TUHAN: “Tetapi sekarang, bangunlah dan berdirilah. Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kau lihat pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti” (KPR 26:26).

Pengantar
Menjadi Pemimpin adalah panggilan TUHAN, untuk mengabdi dalam bidang apa saja. Panggilan kepemimpinan ini diteguhkan dengan “kuasa formil” untuk memimpin (Lihat: “Kuasa Kepemimpinan” dalam web: www.yakobtomatala.com). Panggilan ini diteguhkan dengan aspek-aspek yang meneguhkan Pemimpin untuk menjalankan upaya memimpin.

Read the rest of this entry »