YT Leadership Foundation





Archive for April, 2011

PAR-EXCELLENCE LEADERSHIP: MEMIMPIN SEPERTI YESUS KRISTUS

Buku Par-Excellence Leadership Memimpin Seperti Yesus Kristus adalah buku yang menegaskan tentang prinsip agung kepemimpinan Yesus Kristus yang belaku secara universal dengan keunggulan terap yang luar biasa. Buku Memimpin Seperti Yesus Kristus: Kepemimpinan yang Par-ekselens ini adalah suatu penemuan dari Kitab Suci Alkitab tentang “kepemimpinan Yesus Kristus” yang luar biasa itu, yang telah dibuktikan-Nya sebagai sangat efektif dan efisien.

Kebenaran kehebatan Kepemimpinan Yesus Kristus ini diungkapkan oleh Kenneth Blanchard yang menegaskan,  “Christians have more in Jesus than just a great spiritual leader; we have a practical and effective leadership model for all organizations, for all people, for all situations” (Orang Kristen memiliki hal yang luar biasa dalam Yesus lebih dari sekedar seorang pemimpin rohani besar; kita memiliki model kepemimpinan praktis dan efektif untuk semua organisasi, untuk semua orang, dan untuk semua situasi).

Pembuktitian kepemimpinan-Nya yang par-ekselens ini dicatat dalam Injil, yang menjelaskan tentang bagaimana IA berpikir, bersikap dan bertindak sebagai seorang pemimpin, yang memperjuangkan kepemimpinan-Nya secara konsisten sampai mengakhirnya dengan gemilang, tatkala IA akhirnya menegaskan di Salib, “Telah selesai” (Yohanes 19:30).

Kepemimpinan Yesus Kristus yang par-ekselens yang dituangkan dalam buku ini mengetengahkan prinsip inti kepemimpinan-Nya yang diwujudkan dengan “Memimpin dari hati; memimpin berlandaskan kasih; dan memimpin dengan kekuatan kebenaran kebaikan,” yang olehnya IA membuktikan keunggulan kepemimpinan-Nya. Gagasan kepemimpinan Yesus Kristus adalah sangat kaya yang dibahas secata terbatas dalam buku ini. Namun, tulisan ini menjadi acuan dasar yang masih terbuka untuk dikembangkan berlandaskan kebenaran dalam Injil Yohanes, “Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus Kristus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu persatu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.” Selamat mengembara bersama Yesus Kristus dalam kepemimpinan-Nya yang par-ekselens.

 

Dr. Yakob Tomatala

Penulis

SPIRITUAL ENTREPRENEURSHIP: ANDA JUGA BISA MENJADI ENTREPRENEUR ROHANI

Spiritual Entrepreneurship: Anda juga bisa menjadi Entrepreneur Rohani,  berisi terobosan yang mengungkapkan sisi lengkap dari ajaran Alkitab tentang Entrepreneur dan Entrepreneurship. Buku ini berupaya menjawab pertanyaan, apakah entrepreneur dan entrepreneurship itu hanya dikhususkan kepada dunia bisnis dan pelaku bisnis saja, ataukah dapat diterapkan dalam bidang lain. kalau dapat diterapkan dalam bidang yang lain, apa dan bagaimana pemahaman serta penerapannya. Buku ini juga adalah upaya  menjawab  tantangan  seputar  pertanyaan, “Apakah ada Entrepreneur Rohani?” Kalau ada, apa sesungguhnya kata Alkitab mengenai konsep entrepreneur dan entrepreneurship rohani ini?

Dalam upaya menjawab pertanyaan dimaksud, buku ini mengetengahkan prinsip Alkitab seputar Entrepreneurship Rohani. Uraian di dahului dengan penegasan seputar karakteristik umum dari entrepreneur yang menegaskan bahwa “Setiap entrepreneur adalah manusia mandiri, yang memiliki keunggulan berpikir, keberanian untuk membuat keputusan dan kepiawaian untuk merekayasa cara kerja unggul” yang memastikan keunggulan kepemimpinannya.

Pada sisi lain, perbedaan entrepreneur umum dan entrepreneur rohani adalah sangat signifikan. Perbedaan itu terletak pada nilai-nilai dasarnya yaitu: Pertama, entrepreneur umum terfokus kepada financial gain sebagai end product-nya, sedangkan entrepreneur rohani terfokus kepada tujuan yang lebih tinggi, yaitu menolong sebanyak mungkin orang, karena itu, ia harus mengupayakan sebanyak mungkin keuntungan finansial untuk menolong lebih banyak orang. Kedua, keberhasilan entrepreneur umum adalah dengan mengumpulkan keuntungan finansial, sedangkan keberhasilan entrepreneur rohani berasal dari janji berkat TUHAN Allah, karena itu ia harus hidup untuk memberkati sebanyak mungkin orang dengan terus memberi dan memberi (Meleaki 3:10; Kisah Para Rasul 20:35). Selamat mengembara bersama dalam menekuni dan menerapkan prinsip entrepreneurship rohani.

 

Penulis,

Dr. Yakob Tomata

Buku kecil yang berjudul My Lifeway: Syahadat-ku tentang Yesus Kristus, Aku, Ibu-ku, Ayah-ku dan Pemimpin Sejati, adalah sebuah gagasan yang muncul dari pendekatan introspektif, retrospektif dan reflektif yang aku lakukan terhadap diri-ku serta pengalaman panjang yang aku araki sebagai seorang individu dan pemimpin. Introspeksi diri dan refleksi dari pengalaman hidup yang aku tuturkan dalam bentuk prosa ini, merupakan inti falsafah kehidupan tentang bagaimana aku melihat TUHAN, diri-ku, sesama, Ibu-ku, Ayah-ku, dan Pemimpin Sejati, dari ajaran Alkitab.

Semua gagasan dalam tulisan ini dibangun atas pemahaman-ku mengenai apa yang diajarkan dan dihidupi oleh TUHAN Yesus Kristus. Firman TUHAN menegaskan, “Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam DIA, ia wajib hidup samaseperti Kristus telah hidup” (I Yohanes 2:6) adalah imperatif bagi orang Kristen.  Dengan menyadari bahwa “hidup ini adalah anugerah Allah yang menyejarah” maka sudah seharusnya apa yang disabdakan dan dilakokankan TUHAN Yesus Kristus dapat kita hidupi pada batas-batas keberadaan dan kemampuan kita. Tanda dan bukti bahwa kita sedang menerapkan apa yang dikehendaki oleh TUHAN Allah ialah, IA dimuliakan, dan orang lain diberkati, yang olehnya kita menikmati hidup dengan penuh berkat. Mari mengembara bersama dengan belajar hidup dan mengabdi sesuai kehendak Allah melalui buku ini.

 

 

Terimakasih.

 

Dr. Yakob Tomatala

Penulis

Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya. Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam

(Amsal 31:17-18).

PENGANTAR

Istilah entrepreneur dan entrepreneurship sangat populer belakangan ini. Dalam memahami entrepreneur dan entrepreneurship, kita perlu bertanya, “siapa dan apa sesungguhnya entrepreneur dan atau entrepreneurship itu, serta apa hubungannya dengan wirausaha atau kewirausahaan?” Secara umum, entrepreneur telah dipadankan dengan wirausaha, dan entrepreneurship telah dipadankan dengan kewirausahaan, yang cenderung berkaitan hanya dengan dunia bisnis[2] dan pelaku usaha bisnis. Setelah mengadakan pengkajian yang lebih terbuka terhadap entrepreneur dan entrepreneurship, penulis menghasilkan kesimpulan bahwa setiap orang yang sukses sampai ke puncak, sesungguhnya adalah dia yang memiliki jiwa entrepreneur.[3] Menguraikan pokok seputar Entrepreneur Sejati, maka ada tiga hal yang akan dibahas, yaitu antara lain: Satu, Memaknai Entrepreneur dan entrepreneurship; Dua, Ciri-ciri entrepreneur; dan Tiga, Membangun budaya entrepreneurship. Read the rest of this entry »