YT Leadership Foundation





Firman Allah:
“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui, …”
(Yesaya 56:6a).

Pengantar
Mencari TUHAN sering didorong oleh masalah dalam kehidupan. Mencari seperti ini bisa beranjak dari motif yang keliru, yang sukar disadari. Namun, kenyataannya ialah bahwa apa pun terjadi dalam hidup, itu adalah karena TUHAN Allah menghendaki kita “menjadi” sesuai kehendak-Nya. Baca selengkapnya .. »

Firman Allah:
“Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; lidahku adalah pena seorang jurutulis yang mahir” (Mazmur 45:2).

Pengantar
Gagasan belajar dengan pendekatan kontemplasi dianjurkan oleh filsuf Yahudi, Maimonides atau Rabi Mozes ben Maimon atau sering disapa Rambam yang lahir di Fustat, Mesir pada tahun 1135 dan meninggal pada 13 Desember 1204. Apa sesungguhnya pendekatan belajar kontemplasi ini? Baca selengkapnya .. »

Firman Allah:
“… seorang raja akan memerintah menurut kebenaran, dan pemimpin-pemimpin akan memimpin menurut keadilan ” (Yesaya 32:1).

Pengantar
Bao Zheng atau Judge Bao adalah simbol keadilan. Dalam kepemimpinannya sepak terjangnya terbukti menghantui banyak orang pada zamannya, khususnya mereka yang terlibat dalam praktek KKN. Baca selengkapnya .. »

Firman Allah:
“Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai TUHAN! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat” (I Petrus 3:15). Baca selengkapnya .. »

KEPEMIMPINAN KRISTEN YANG MEMBUMI:

Suatu Kajian Peran Pemimpin Kristen Menghadirkan

Keberhasilan dalam Upaya Memimpin[1]

 

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,”

(Filipi 2:5).

Baca selengkapnya .. »

Ibunda…..
Tidak banyak hal yang kupahami tentang dikau
Tidak banyak rasa yang kuselami dari hatimu
Tidak banyak ceritamu yang kuresapi, bahkan tidak dapat kuhayati senangmu …, sedihmu …!

Tetapi,
ADA-ku … adalah hebatmu …
Majuku adalah tabahmu dan kerjamu …
Betapa tidak,
Demi menyenangkan … dikau rela bungkam
Demi menyemangati dikau rela senyum tatkala hari kelam dan hati sedang terajang sembilu …

Sadarku, …
Kehebatan IBUNDA adalah: “komitmen, kesetiaan, ketabahan, ketekunan, kegigihan, kecintaan, kerajinan, kesabaran dan semua yang hebat dalam menopang AYAHANDA mengayomi, memelihara serta melindungi keluarga, membesarkan buah-buah hati.”

Ibunda …
Hebatmu … membuat hidup jadi bermakna
Tangguhmu … menempatkan para penetek di masa depan yang berjaya
Harga semua jerihmu tidak akan terbayar
Hanya, kujunjung di pucak ubun dengan kata bermakna: “Terimakasih Ibunda, …”
Kata yang tidak pernah terlambat diucapkan, kapanpun, untuk… Ibunda ….!

Jakarta, 30 Mei 2017
Yakob Tomatala
Anakmu …

Jika waktu itu datang, …
Janganlah meratap tentang kematian …
Janganlah bersedih tentang perpisahan …
Janganlah berpahit hati tentang ketiadaan …
Janganlah perputus asa tentang kepergian abadi …

Tetapi,
Bernyanyilah dengan hati riang
Berdendanglah tentang kebahagiaan Bergembiralah karena sukacita kehidupan
Bertempiklah sebab panggilan surgawi itu datang
Di mana di dalamnya ada HIDUP KEKAL bersama Juruselamat
Ada perjumpaan bersama para kekasih yang telah berjalan dahulu Ada sukacita tidak terkatakan karena imbalan dari Juruselamat
Dengan kedamaian abadi duduk di kaki-Nya
Menatap wajah-Nya
Bergembira bersama para saleh Menikmati harapan dari kefanaan
Di dalam pelukan cinta Juruselamat Dalam hidup mengabadi bersama-Nya ……

Jakarta, 29 Mei 2017
Yakob Tomatala
Ayah, Kakek, Guru,
Kekasihmu

Firman Allah:
“… Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga sesuai dengan Kitab Suci” (I Korintus 15:3-4; 1-7; 12-20; 54-58).

Pengantar
Iman Kristen bertumpuh sepenuhnya pada pribadi Yesus Kristus, ajaran dan karya-Nya. Jika Yesus Kristus ditiadakan dari Gereja, maka kekristenan hanya berfungsi sebagai ‘social club’ dengan logo salib yang tidak ada artinya. Baca selengkapnya .. »

Amaran Firman Allah:
“Hai anakku, peliharalah perintah ayahmu, dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu. ….. Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan yang melindungi engkau …..” (Amsal 6:20, 23, 24a).
Baca selengkapnya .. »

Fiman Allah:
“….. Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk memguduskan bagi diri-Nya suatu umat kepunyaan-Nya sendiri yang rajin berbuat baik” (Titus 2:13b-14).
Baca selengkapnya .. »