YT Leadership Foundation





Archive for the ‘kesaksian paskah’ Category

MENJUAL YESUS:

TIGA PULUH UANG PERAK

Narasi Pengorbanan Yesus Kristus

Matius 26:14-16; markus 14:10-11; Lukas 22:3-6

 

Pengantar

Aku kebingungan! Biar bagaimana pun, aku telah mengambil keputusan penting yang sangat kuyakini kebenarannya. Betapa tidak, selama aku menyertai Dia, aku menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri akan hal-hal luar biasa yang terjadi. Ia secara khusus melakukan hal-hal yang tidak dapat dibayangkan sebelumnya. Ajaran dan tindakan-Nya mengingatkan saya akan apa yang merupakan kerinduan bangsa kami. Kerinduan bangsa kami ini dikisahkan turun temurun di antara kami, baik di rumah, mau pun di perkumpulan-perkumpulan keagamaan atau sosial di tengah-tengah masyarakat. Read the rest of this entry »

 

“…… yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, ……….” (I Korintus 15:12-20; Matius 28:1-15).

PENGANTAR

Yesus Kristus telah bangkit! Ini berita besar yang menghebohkan. Berita ini menjalar cepat merambah ke tengah masyarakat. Hei, dengarkan, IA telah bangkit. Apa maksud Anda? Belumkah kamu mendengar bahwa IA telah bangkit? Akh, yang saya dengar, ada berita dari kantor Pusat Komando Militer bahwa “mayatnya diculik oleh para murid-Nya pada waktu malam.” Ya, berita yang sama juga saya dengar dari “Kantor Pusat Agama.” Read the rest of this entry »

“….. seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun tahun itu, berkata kepada mereka: “kamu tidak tahu apa-apa, dan kamu tidak insyaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa ini binasa.” Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang telah tercerai-berai” ( Yohanes 11:49-52).

PENGANTAR

Kematian manusia pada umumnya menandakan berakhirnya kehidupan pribadi seseorang di dunia. Kenyataan ini adalah juga bagi setiap anak manusia di bawah kolong langit. Tidak terkecuali setiap orang besar dalam sejarah sekalipun. Hal terakhir yang tertinggal adalah segenggam kenangan bagi mereka yang berhubungan dekat, dan warisan terbatas yang hanya dapat dinikmati oleh sedikit kalangan. Read the rest of this entry »