Archive for the ‘Articles’ Category

AWAS, PEMIMPIN JANGAN MEMBIARKAN DIRI DIJILAT-JILAT

Orang yang menjilat sesamanya membentangkan jerat di depan kakinya”  (Amsal 29:5).

PENGANTAR

Kepemimpinan melibatkan banyak orang, mulai dari pemimpin puncak dan para pemimpin, para manajer, para administrator serta semua bawahan. Orang-orang ini terhimpun dalam suatu organisasi yang juga melibatkan berbagai kepentingan. Kepentingan-kepentingan ini dapat digolongkan dalam dua sisi, yaitu 1. Kepentingan organisasi, yang merupakan kepentingan utama, kepentingan bersama yang harus diutamakan. 2. Kepentingan pribadi, dari setiap unsur manusia terkait dalam organisasi. Untuk kepentingan pertama, orang cenderung membuktikan secara umum bahwa mereka mementingkan organisasi dengan “bekerja keras” misalnya. Namun, soal pementingan kepentingan organisasi ini akan teruji dengan mencaritahu sejauh mana kepentingan pribadi terkait di dalamnya. Dalam hubungan inilah akan terlihat siapa sesungguhnya yang memperjuangkan kepentingan organisasi dan siapa sesungguhnya yang pemperjuangkan kepentingan pribadi. Pada sisi yang kedua inilah akan terbukti siapa pejuang organisasi yang sejati, siapa manusia asal jadi, siapa penggembira, siapa penonton, dan siapa penjilat. Mencermati semua ini, kini muncul pertanyaan, “apakah pantas bagi pemimpin membiarkan dirinya dijilat-jilat oleh penjilat?” Marilah kita simak bersama:

Read the rest of this entry »

MANAJEMEN DALAM KEPEMIMPINAN

Rancangan terlaksana oleh pertimbangan, sebab itu berperanglah dengan siasat ” (Amsal  20;18).

Pengantar

Manajemen adalah bagian integral dari kepemimpinan. Sesungguhnya, dapatlah dikatakan bahwa manajemen tidak bisa dipisahkan dari kepemimpinan, dan sebaliknya. Dalam kaitan ini, berbicara tentang manajemen berarti berbicara tentang kepemimpinan, karena pada saat pemimpin melaksanakan upaya memimpin, ia memanejemeni.  Penjelasan ini berhubungan dengan uraian terdahulu di mana telah dibentangkan tentang makna, sejarah dan unsur manajemen. Uraian kali ini akan membahas pokok tentang hubungan kepemimpinan dengan manajemen atau “tempat manajemen dalam kepemimpinan,” sebagai upaya untuk menegaskan mekanisme integral dari kepemimpinan dan manajemen seperti yang telah tekankan di atas. Dalam upaya memperjelas mekanisme keterhubungan dimaksud, di sini akan diulas tujuh hal penting seputar hubungan manajemen dan kepemimpinan, yaitu antara lain: 1. Tempat manajemen dalam kepemimpinan; 2. Pemimpin dan manajemen; 3. Manajer dan manajemen; 4. Administrator dan manajemen dalam kepemimpinan; 5. Bawahan dan manajemen; 6. Manajemen dalam organisasi; dan 7. Manajemen dan upaya memimpin. Selamat berkelana! Read the rest of this entry »

MEMBANGUN SIKAP: CURIGA, APAKAH PATUT BAGI PEMIMPIN UNTUK MENCURIGAI

Hendaklah engkau bertindak-hati-hati ….”  (Yosua 1:8).

PENGANTAR

Apakah Anda pernah curiga dan mencurigai seseorang? Curiga dan mencurigai tentu ada alasan mendasarnya.  Namun, pertanyaannya ialah, apa yang menjadi dasar bagi Anda untuk curiga dan mencurigai itu? Apakah Anda mencurigai dari hati Anda atau mencurigai dari benak Anda? Apa makna mencurigai dari hati dan mencurigai dari benak ini? Pertanyaan berikutnya, mengapa Anda mencurigai seseorang itu? Apakah ada alasan khususnya sehingga Anda mencurigainya? Apa indikator kuat yang dapat diambil sebagai alasan bagi Anda untuk mencurigainya? Adakah Anda telah mempertimbangkan keuntungan dan kerugian mencurigai yang biasa Anda sikapi ini? Semua pertanyaan ini tentu memerlukan jawaban dari Anda. Karena itu, Anda harus mencari tahu alasan-alasan mendasar tentang curiga dan mencurigai ini. Simaklah:

Read the rest of this entry »

Spiritualitas Pemimpin Kristen

“….. kamu yang rohani harus memimpin orang … ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut….” (Galatia 6:1b)

PENGANTAR

Tajuk “Spiritualitas Pemimpin Kristen” bersifat tepat waktu.” Unsur tepat waktu dari tema ini didukung oleh kenyataan bahwa kondisi dunia yang berubah dan penuh dengan tantangan ini menuntut adanya pemimpin Kristen dengan kadar spiritualitas tangguh untuk memimpin. Disadari bahwa pemimpin Kristen sesungguhnya adalah pemimpin rohani, yang harus membuktikan kadar kerohaniannya sebagai dasar integritas dirinya yang merupakan kekuatan moral yang menopang diri serta kepemimpinannya. Pada sisi lain, integritas pemimpin tergantung sepenuhnya pada kadar spiritualitasnya, yang menunjuk kepada kepentingan keteguhan spiritualitas pada pemimpin Kristen. Kenyataan ini mendorong untuk bertanya, apa sesungguhnya spiritualitas itu dan seberapa pentingnya spiritualitas bagi seorang pemimpin Kristen? Dalam upaya menjawab pertanyaan ini, maka ada tiga pokok penting yang akan dipercakapkan dalam diskursus ini, yaitu antara lain: Pertama, Memaknai Spiritualitas Pemimpin; Kedua, Dinamika Spiritualitas Pemimpin Kristen sebagai dasar bagi otoritas kepemimpinan; Ketiga, Kadar Spiritualitas Pemimpin Kristen sebagai tolok ukur kualitas kepemimpinan. Read the rest of this entry »

Program Master of Christian Leadership (M.C.L)

YT GRADUATE SCHOOL OF LEADERSHIP

Kurikulum: Program Master of Christian Leadership (M.C.L)

Pendahuluan

Program Riset YT Graduate School of Leadership (YTGSL) merupakan suatu upaya untuk menjawab tuntutan kebutuhan dan tantangan perubahan global dalam segala bidang kehidupan. Meresponi kondisi ini, Program Eksekutif Profesional Pascasarjana Kepemimpinan – Master of Chrisitian Leadership (MCL) dirancang untuk menopang Gereja-gereja melengkapi para pemimpin, dan atau calon pemimpin dari semua aras serta berbagai kategori dalam pelayanan Kristen. Program MCL ini dikhususkan untuk antara lain; pemimpin organisasi gereja, organisasi sosial, kelompok karya, dan pelayanan umum lainnya termasuk kaum awam, kelompok pebisnis serta kaum professional. Program ini bertujuan untuk menopang serta mengembangkan para pemimpin dan atau calon pemimpin dimaksud untuk menjadi pemimpin Kristen yang kompeten, yang dapat memikul tanggung jawab kepemimpinan dan memimpin secara berkualitas pada skala lokal, regional, nasional, dan internasional. Read the rest of this entry »

MEMAHAMI SELUK-BELUK MANAJEMEN

Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasehat banyak ” (Amsal 15:22).

PENGANTAR

Apa sesungguhnya manajemen itu, apa hubungannya dengan kepemimpinan dan administrasi. telah diterangkan sebelumnya bahwa manajemen adalah fungsi umum kepemimpinan, dimana tatkala pemimpin memimpin, maka ia memasuki kawasan manajemen dan memanejemeni. Sedangkan administrasi adalah fungsi khusus kepemimpinan, dimana tatkala pemimpin memanejemeni maka ia menyentuh fungsi administrasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas langsung. Tugas-tugas administratif dalam kepemimpinan ini adalah pekerjaan yang rinci yang bersifat operasional. Pekerjaan rinci yang operasional ini meliputi tiga jenis tugas, yaitu tugas dasar, tugas utama dan tugas pendukung.[1] Dalam membahas pokok seputar manajemen, maka akan diuraikan hal-hal berikut, yaitu antara lain: Pertama, makna manajemen; Kedua, sejarah perkembangan ilmu manajemen; dan Ketiga, Unsur-unsur manajemen. Read the rest of this entry »

MEMBANGUN SIKAP: APAKAH ANDA MENGANDALKAN ORANG-ORANG ANDA

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN” (Yeremia 17:7).

PENGANTAR

Apa dan siapa menjadi tumpuan andalan Anda? Apakah Anda sungguh mengandalkan orang-orang yang ada di sekitar Anda? Apakah benar mereka dapat diandalkan? Apakah mereka andalan utama Anda? Dapatkah Anda memperkirakan dampak yang akan terjadi dari mengandalkan apa dan siapa itu? Tentu Anda akan terusik dengan pertanyaan-pertanyaan di atas ini, karena semuanya mengganggu Anda untuk memikirkan ulang siapa orang-orang yang ada disekitar Anda serta sejauh mana harkat dan kapasitas mereka yang olehnya mereka dapat menjadi andalan Anda. Read the rest of this entry »

MEMBANGUN SIKAP: APAKAH SUNGGUH KATA-KATA PEMIMPIN ITU BERTUAH

Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan” (Amsal 16:23).

PENGANTAR

Pernahkah Anda mengevaluasi kata-kata yang Anda ucapkan atau yang Anda dengar? Apakah kata-kata itu menyenangkan atau menyakitkan? Tahukan Anda bahwa semua itu karena kata-kata itu bertuah dan berkuasa yang nampak pada dampaknya? Apakah benar kata-kata Anda sebagai pribadi mau pun sebagai seorang pemimpin itu bertuah dan berkuasa? Apa bukti bahwa kata-kata seorang pemimpin itu bertuah dan bekuasa? Apa makna dari penyataan “kata bertuah dan berkuasa” ini? Coba renungkan pernyataan berikut ini, “Anda adalah apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, dan apa yang Anda lakukan.[1] Implikasi dari pernyataan ini adalah, pikiran Anda menjelaskan siapa Anda sesungguhnya, kata-kata yang Anda ucapkan mengungkapkan isi hati Anda, dan tindakan Anda menyatakan maksud Anda yang sebenarnya. Kebenaran pernyataan di atas dilukiskan oleh Penulis Amsal yang menegaskan, “Anak-anak pun sudah dapat dikenal dari pada perbuatannya, apakah bersih dan jujur kelakukannya” (Amsal 20:11). Read the rest of this entry »

MEMBANGUN SIKAP: MEMIMPIN DENGAN MELAYANI, APA BISA YA

….. Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya mejadi tebusan bagi banyak orang

(Matius 20:28; Makus 10:45).

PENGANTAR

Memimpin dengan melayani secara umum terlihat sebagai dua hal yang “paradoks.” Betapa tidak, memimpin menjelaskan tentang pemimpin yang posisinya di atas, karena dalam kepemimpinan, tempat pemimpin akan selalu berada di atas. Sedangkan, melayani pada sisi lain, menunjuk kepada tugas pelayan, yang sering dianggap sebagai pekerjaan rendahan. Dari sudut pandang ini, terlihat adanya paradoks yang disinggung di atas. Dari sini orang dapat berkata, “mana mungkin seorang pemimpin memimpin dengan melayani? Pemimpin kan berada di atas, dimana ia dapat melakukan apa saja, termasuk menggunakan tangan besi” (Matius 20:25; Markus 10:42). Namun, dilihat dari perspektif ajaran Yesus Kristus, “memimpin dengan melayani” adalah kebenaran kepemimpinan-Nya yang hakiki, yang memiliki sifat yang “par-excellence” (kepemimpinan terbaik yang tidak ada bandingannya). Memimpin dengan melayani adalah pendekatan falsafah yang menjelaskan tentang suatu kebenaran secara “abiding paradox.”[1] Pendekatan ini menyatakan kebenaran yang terlihat sebagai bertentangan, namun pada dasarnya tidaklah bertentangan karena memiliki makna tersirat.[2] Alasan kuat bagi pemahaman ini ialah bahwa falsafah yang abiding paradox ini sesungguhnya adalah kebenaran yang mengandung makna yang sangat dalam. Kebenaran mengenai pendekatan ini terlihat dalam pernyataan Yesus Kristus yang dapat dipadatkan melalui anak kalimat “memimpin dengan melayani.” Ayo, mari kita maknakan! Read the rest of this entry »

URGENSI ETIKA PELAYANAN BAGI HAMBA TUHAN MASA KINI

ARTIKEL:

URGENSI ETIKA PELAYANAN BAGI HAMBA TUHAN MASA KINI[1]

Pengantar

Pokok percakapan seputar “Urgensi Etika Pelayanan bagi Hamba Tuhan Masa Kini,” adalah sangat tepat waktu. Alasan utamanya ialah bahwa etika pelayanan hamba Tuhan adalah begitu urgen, karena faktor-faktor mundialistis.[2] Faktor pertama menunjuk pada adanya pengaruh dunia global dengan kekuatan kompleks yang menekan gereja sebagai suatu komunitas. Pengaruh dunia global ini dimotori teknologi informasi yang semakin canggih yang ternyata merasuk seluruh sendi kehidupan masyarakat. Read the rest of this entry »

YT Leadership Foundation
February 2012
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829