TAPAK TUHAN, KEPEMIMPINAN PEMIMPIN DAN KEPENGIKUTAN

Tapak Sandya Kala bertapak di Kota Raja Besar, di Pelataran Rumah Sesembahan, pada Hari Suci Pentahbisan Rumah Kudus, dalam cuaca yang membangkitkan kuduk, menggemetar raga, menggelegar, mengharu jiwa …

Sandya Kala dalam hadir Sang Janji, bertutur tentang Kepemimpinan, Pemimpin dan Kepengikutan:

Bagi Sang Janji, kepemimpian adalah kehidupan yang memberi hidup
Kepemimpinan adalah kandang berpagar batu di hamparan padang pengembalaan sebagai tempat kehidupan dan hidup
Kepemimpinan dibangun di atas kesatuan allahi mengokoh karsa, meneguh karya

Kepemimpinan adalah otoritas kehidupan yang memberi hidup di dalam dan di luar kandang bagi yang ada serta yang akan ada
Kepemimpinan adalah Pintu kepada kehidupan dan hidup yang berselamat sejahtera bagi Pemimpin yaitu Gembala serta Pengikut, yaitu domba-domba dari kandang ke padang dan dari padang ke kandang

Dari kesatuan Allahi Sandya Kala Sang Sang Janji, datang impartasi otoritas kepemimpian

Pemimpin di panggil menjadi Pemberi Hidup, the life giving, dan the life serving bagi kehidupan
Karena itu:
“Pemimpin sejati masuk melalui pintu dan menjadi Pintu
Pemimpin sejati diberi otoritas memberi hidup bagi kehidupan yang berkelimpahan

Pemimpin sejati sadar bahwa ia adalah Gembala, yang harus memimpin dari integritas sebagai gembala yang baik dan komitmen berkorban dengan memberi nyawa serta memimpin dari bawah guna menjadi hidup dan memberikan kehidupan

Pemimpin sejati berjalan di depan menjadi segalanya bagi para yang jadi yaitu para domba, dalam kepengikutan

Pemimpin sejati mengenal dombanya dengan nama untuk disapa,
membuka pintu untuk dibawa masuk memperoleh selamat, dibawa ke luar serta menuntun menemukan padang hijau

Pemimpin sejati memimpin dari HATI berlandaskan KASIH dengan kekuatan KEBENARAN dan KEBAIKAN dari Sang Janji” Pemilik dan Pemberi Kehidupan …

Bagi Sang Janji, para yang jadi adalah pengikut dalam kepengikutan,
Para yang jadi adalah domba gembalaan

Domba gembalaan harus mengenal suara gembala,
harus mendengar suara gembala, dan
harus mengikuti gembala kepada kehidupan untuk memperoleh hidup dan kehidupan

Dasar bagi yang ini ialah:
Organisasi adalah organ persatuan bukan persaruan
Organisasi adalah gambaran persekutuan Sandya Kala Sang Janji, yang adalah Pintu kepada hidup abadi bersejahtera kekal
Organisasi dan kepemimpian adalah kandang aman bagi domba yang harus menjadi sembelian namun, menjadi hidup dalam kehidupan Sandya Kala yang tidak terbinasakan …

Semuanya adalah karena Sang Janji adalah Yang Diurapi, Yang Terutus, menjadi PINTU kepada hidup dan Gembala Baik Pemberi kehidupan kekal dan sejati untuk semua yang terpanggil …

Selamat mendengar Panggilan Gembala Baik untuk menjadi Pintu kepada keselamatan dan kesejahteraan dengan memimpin untuk menemukan rumput yang hidup, bagi kehidupan kekal, “yang tak lekang pada terik mentari, dan tak lapuk kala kebanjiran” …

Salam Kepemimpinan

www.yakobtomatala.com

Comments (0)
Add Comment